(Joh 14:6) Jesus saith unto him, I am the way, the truth, and the life: no man cometh unto the Father, but by me.

(Proverbs 12:28) In the way of righteousness is life; and in the pathway thereof there is no death.

(Joh 14:6) Jesus saith unto him, I am the way, the truth, and the life: no man cometh unto the Father, but by me.

(Proverbs 12:28) In the way of righteousness is life; and in the pathway thereof there is no death.

(Joh 14:6) Jesus saith unto him, I am the way, the truth, and the life: no man cometh unto the Father, but by me.

(Proverbs 12:28) In the way of righteousness is life; and in the pathway thereof there is no death.

(Joh 14:6) Jesus saith unto him, I am the way, the truth, and the life: no man cometh unto the Father, but by me.

(Proverbs 12:28) In the way of righteousness is life; and in the pathway thereof there is no death.

(Joh 14:6) Jesus saith unto him, I am the way, the truth, and the life: no man cometh unto the Father, but by me.

(Proverbs 12:28) In the way of righteousness is life; and in the pathway thereof there is no death.

Jumat, 08 Februari 2019

Jadi dengan berFirman, bukannya dengan Firman, itulah maksud penulisan di Yohanes 1:1-2. Jadi kata “Dia” yang ada di Yohanes 1:3, bukannya maksud keterangan dari kata “Ia” yang ada di Yohanes 1:2.



Jadi dengan berFirman, bukannya dengan Firman, itulah maksud penulisan di Yohanes 1:1-2. Jadi kata “Dia” yang ada di Yohanes 1:3, bukannya maksud keterangan dari kata “Ia” yang ada di Yohanes 1:2. Dan berikut penegasannya untuk menegaskan Kebenaran-Nya : 

PERHATIKANLAH!!! 


Siapa Dia nama-Nya yang tertulis di Yohanes 1:12, bahwa Dia yang telah menjadikan segala sesuatu, yang tertulis di Yohanes 1:3 ? Percaya dalam nama-Nya, bukan hanya yang kenal di masa PB, tetapi nama yang sdh dikenal pada masa PL. Disinilah disebutkan dalam nama-Nya yang sudah dikenal pada masa di PL, dari kalimat “pada mulanya Firman, artinya segala sesuatu telah dijadikan oleh Dia”. Siapa nama-Nya Dia, yang sudah dikenal pada masa PL ?Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; Yohanes 1:12. PERHATIKANLAH, Disini ditulis percaya dalam nama-Nya, Siapa Dia nama-Nya : דּבר {DÂBÂR}, atau יָ֔הּ - YÂH ? Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; Yohanes 1:12. PERHATIKANLAH, Disini ditulis percaya dalam nama-Nya, Siapa nama-Nya : דּבר {DÂBÂR}, atau יָ֔הּ - YÂH ?
Berikut ini penjelasannya :
Ada tertulis : Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Yohanes 1:1. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Yohanes 1:2. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Yohanes 1:3 

A. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Yohanes 1:1.    הַדָּבָר׃  הָיָה וֵאלֹהִים  הָאֱלֹהִים אֵת הָיָה  וְהַדָּבָר  הַדָּבָר  הָיָה בְּרֵאשִׁית ; yang artinya : Bereshit hayah hadavar vehadavar hayah et ha'Elohim vElohim hayah hadavar. Dalam bahasa Aramaic : Breesheeth Eethawhy Hwa Meltha , Whoo Meltha, Eethawhy Hwa Lwath Alaha, Walaha Eethawhy Hwa Hoo Meltha.

Disini ada Frase dari Kalimat yang tertulis di Yohanes 1:1
a. Pada mulanya adalah Firman, בְּרֵאשִׁית {Bereshit} הָיָה {hayah} הַדָּבָר {hadavar}: Sebuah ungkapan yang dengan kata milik kepunyaan-Nya, yang  menggantikan keseluruhan dari Pekerjaan-Nya yang telah terjadi pada masa lampau. Ungkapan ini dari kalimat yang kita dengar adalah ‘Pada mulanya Firman”, dan kata milik kepunyaan-Nya Allah yaitu kata Firman. Ungkapan keseluruhan yang dimaksudkan disini yaitu seluruh Pekerjaan-Allah, dimana Allah berfirman,yang dimulai dari penciptaan langit dan bumi hingga penciptaan manusia. Dan kata Firman ini diwakili, karena Allah bekerja atau Allah menjadikan segala sesuatu dengan berFirman, bukannya dengan Firman. Jadi segala sesuatu dijadikan oleh Allah dengan berfirman, dan BUKANNYA DENGAN FIRMAN (INGAT DISINI!).

·      Jadi kata “Firman” { הַדָּבָר - hadavar} memposisikan sebagai Possessive Personal Pronouns (Milik kepunyaan-Nya Allah, yang dengan sebutan dari Perkataan-Nya, yang disini dituliskan dengan kata Firman). Jadi kata “Firman” disini menunjukkan  Possessive Personal Pronouns yang berfungsi, untuk menunjukkan bahwa Allah yang bekerja dengan berFirman yang diwakili dengan kata “Firman”, dimana kata “Firman” menempati posisi sebagai: Possessive Personal Pronouns sebagai subject complement.

·      Dan disini  juga kata Firman { הַדָּבָר - hadavar} disebut appositive noun (ὁ ho) yang merangkan subject dari kata “Pada mulanya” yaitu preposisi utama yang menunjukkan posisi : tempat, waktu atau keadaan (Ἐν En), dan dengan implikasi instrumentalitas yaitu konstruktif (ἀρχῇ archē), tentang kejadian-kejadian penciptaan yang dimulai penciptaan langit dan bumi (Kejadian 1:1) hingga penciptaan manusia (Kejadian 1:26).

JADI DENGAN BERFIRMAN {וַיֹּ֥אמֶר - vai·Yo·mer } BUKANNYA DENGAN FIRMAN { הַדָּבָר - hadavar} INGAT DISINI!. Ada tertulis : Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi. Kejadian 1:3
(Kejadian 1:3)  וַיֹּ֥אמֶר vai·Yo·mer said  אֱלֹהִ֖ים E·lo·Him And God  יְהִ֣י ye·Hi Let there be  א֑וֹר or; light  וַֽיְהִי־ vay·hi- and there was  אֽוֹר׃ or. and there was light

Ini dimasudkan Allah menjadikan segala sesuatu dengan berfirman, bukan dengannya Firman (INGAT DISINI!). Sebab kata Berfirman {וַיֹּ֥אמֶר - vai•Yo•mer } ini artinya, Firman {הַדָּבָר - hadavar} itu bersumber dari Allah {אֱלֹהִ֖ים - E•lo•Him}, yang adalah milik kepunyaan-Nya Allah. Ada tertulis : Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.  Kejadia 1:3. Disini terlihat JELAS dari kalimat ‘Berfirmanlah Allah { E•lo•Him vai•Yo•mer - אֱלֹהִ֖ים וַיֹּ֥אמֶר }”, yang terdiri dari dua kata yaitu kata “Berfirman {וַיֹּ֥אמֶר - vai•Yo•mer }” dan kata “Allah  {אֱלֹהִ֖ים - E•lo•Him}”. Dimana kata “Berfirman {וַיֹּ֥אמֶר - vai•Yo•mer } ” dibentuk dari awalan Ber dan dengan kata Firman. Ini artinya Yang Sedang berkata-kata atau Yang Sedang mengucapkan. Dan tentunya disini Yang Sedang berkata-kata adalah Allah sendiri, yaitu Sumber Yang Sedang Berkata-Kata, atau Sumber yang Sedang Mengatakan.

a.    Firman itu bersama-sama dengan Allah; וְהַדָּבָר {vehadavar} אֵת {et} הָיָה {hayah} הָאֱלֹהִים {ha'Elohim}; Ada tertulis : Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Kejadia 1:3a. Berfirmanlah Allah: "Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air." Kejadian 1:6. Berfirmanlah Allah: "Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.".  Kejadian 1:9b. Dan seterusnya, hingga pada penciptaan manusia, ada tertulis : Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Kejadian 1:26. Jadi SUDAH SANGATLAH JELAS DISINI maksud dari kalimat “Firman itu bersama-sama dengan Allah”, itu artinya bahwa segala sesuatu yang telah dijadikan oleh Allah dengan berFirman, jadi bukannya dengan Firman. Sebab Firman itu bersumber dari Allah, yang adalah milik kepunyaan-Nya Allah.

·      Jadi kata “Firman” memposisikan sebagai Possessive Personal Pronouns (Milik kepunyaan-Nya Allah, yang dengan sebutan dari Perkataan-Nya, yang disini dituliskan dengan kata Firman). Jadi kata “Firman” disini menunjukkan  Possessive Personal Pronouns yang berfungsi, untuk menunjukkan bahwa Allah yang bekerja dengan berFirman yang diwakili dengan kata “Firman”, dimana kata “Firman” menempati posisi sebagai: Possessive Personal Pronouns sebagai subject of sentence.

·      Jadi disini Posisi Personal Pronoun sebagai Personal / Possessive Pronoun 3rd Person Singular, dimana dituliskan, Allah telah menjadikan segala sesuatu dengan melalui Firman-Nya.  Jadi penegasannya  3rd Person Singular disini adalah dengan Firman-Nya atau bukan dengan Firman.

Firman itu adalah Allah ; הַדָּבָר׃ { hadavar }  הָיָה {hayah} וֵאלֹהִים { vElohim }: SELIDIKILAH SELURUH KITAB SUCI, TIDAK SATUPUN AYAT, Dari pengakuan Allah sendiri, bahwa "Allah itu Firman"; yang artinya Wujud-Nya Allah itu Firman, melainkan "Allah itu ROH"; yang artinya Wujud-Nya Allah itu ROH! Allah itu ROH sudahlah JELAS tertulis di Yohanes 4:24. Rasul Yohanes 1:1, menuliskan Firman itu adalah Allah, itu sudah ada penjelasannya dari Rasul Yohanes sendiri. Jadi maksud Firman itu adalah Allah, artinya Firman itu milik kepunyaan-Nya Allah, yg selalu bersama-sama dengan Allah. Apa maksudnya keseluruhan pada Yohanes 1:1?

Oleh karena kalimat yg dituliskan "Firman itu adalah Allah", oleh Rasul Yohanes 1:1, sebagai ringkasan, khususnya disini, Yohanes 1:1, yang menyatakan ringkasan dari Kejadian 1:1-26, yang MENEGASKAN tentang penciptaan, yang dilakukan oleh Allah kita, yang hanyalah satu Allah Bapa kita yang ada nama-Nya : Dialah YESUS Kristus, yang telah menciptakan segala sesuatu, dari yang tidak ada menjadi ada (Kejadian 1:1-26), dengan BERKATA atau BERFIRMAN.

Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Yohanes 1:2. Disini terlihat ada kata “Ia” adalah wakil dari kata “Firman”. Disini dimaksudkan kata ‘Ia” ini menyatakan milik kepunyaan-Nya Allah, yang artinya segala sesuatu telah dijadikan oleh Allah dengan berFirman, jadi bukannya dengan Firman. Sebab disini dimaksudkan kata “Ia” adalah kata kerja, yang menempatkan sebagai subjek, tetapi bukan subjek yang terpisah dari milik kepunyaan-Nya Allah. Dan penempatan subjek dari kata “Ia”  yang dimaksudkan disini, bahwa segala sesuatu telah dijadikan oleh Firman yang adalah kata Kerja-Nya Allah dari kata berFirman.

Jadi kata “Ia” memposisikan sebagai Possessive Personal Pronouns (Milik kepunyaan-Nya Allah, yang dengan sebutan dari Perkataan-Nya, disini dituliskan dengan kata Firman). Jadi kata “Ia” disini menunjukkan  Possessive Personal Pronouns yang berfungsi, untuk menunjukkan bahwa Allah yang memiliki dari kata “Ia”, dimana kata “Ia” menempati posisi sebagai: subject of a sentence.

Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Yohanes 1:3. JADI DISINI SUDAH SANGAT JELAS maksud darikata “DIA” yaitu Allah,yang nama-Nya adalah YES(YHA)SUS(SHA)yaitu YESUS.

יוחנן(1:1) בְּרֵאשִׁית הָיָה הַדָּבָר וְהַדָּבָר הָיָה אֵת הָאֱלֹהִים וֵאלֹהִים הָיָה הַדָּבָר׃, yagn artinya : Bereshit hayah ha (הַדָּבָר) DÂVÂR vehadavar hayah et ha'Elohim vElohim hayah ha (הַדָּבָר) DÂVÂR. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. 

Pada mulanya Allah menciptakan {bârâ‘, baw-raw‘|H1254|} langit dan bumi. Kejadian 1:1  Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Yohanes 1:1. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Yohanes 1:2 Segala sesuatu dijadikan {egeneto|G1096|} oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi {egeneto|G1096|} dari segala yang telah dijadikan {gegonen|G1096|}. Yohanes 1:3

Perahatikanlah, tulisan biru pada Yohanes 1:3, yaitu kata ἐγένετο, egeneto|G1096|came into being; γέγονεν, gegonen|G1096|has come into being. Dan arti dari {egeneto|G1096|} sama artinya dengan בּרא, bârâ‘, baw-raw‘|H1254|. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; Yohanes 1:12. PERHATIKANLAH, Disini ditulis percaya dalam nama-Nya, Siapa nama-Nya : דּבר {DÂBÂR}, atau יָ֔הּ - YÂH ?

YESUS berasal atau dibentuk dari 2 (dua) kata yaitu יָ֔הּ  - YĀH yang artinya TUHAN dan יָשַׁע - YÂSHA  yang artinya Menyelamatkan. הָיָה - HAYAH, adalah kata dasar yang membentuk kata יְהֹוָה, - YEHÔVÂH. Dan kata יָ֔הּ - YĀH adalah singkatan dari kata יְהֹוָה, - YEHÔVÂH. Atau dengan kata lain הָיָה - HAYAH, adalah kata dasar yang membentuk kataיָ֔הּ - YĀH artinya: אֶהְיֶה אֲשֶׁר אֶהְיֶה-H'YEH 'ASYER 'EH'YEH : untuk {ada} bahwa {adalah} menjadi atau {menjadi} terjadi (selalu {menggenapi} dan bukan hanya tambahan tetapi menggenapi):  {semuanya} menjadi ({nyata atau tergenapi} {dicapai} {berkomitmen} {selalu tergenapi}) {menyebabkan dari yang telah direncanakan}  {dan terus bekelanjut}. Ada tertulis : "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Matius 5:17. (Matius 5:18; Matius 18:20; Matius 28:20 ...)


Berikut ini pengerti arti kata :
דּבר, DÂBÂR; daw-bawr‘; Definisi : From dâbar; a word; by implication a matter (as spoken of) of thing; adverbially a cause: - act, advice, affair, answer, X any such (thing), + because of, book, business, care, case, cause, certain rate, + chronicles, commandment, X commune (-ication), + concern [-ing], + confer, counsel, + dearth, decree, deed, X disease, due, duty, effect, + eloquent, errand, [evil favoured-] ness, + glory, + harm, hurt, + iniquity, + judgment, language, + lying, manner, matter, message, [no] thing, oracle, X ought, X parts, + pertaining, + please, portion, + power, promise, provision, purpose, question, rate, reason, report, request, X (as hast) said, sake, saying, sentence, + sign, + so, some [uncleanness], somewhat to say, + song, speech, X spoken, talk, task, + that, X there done, thing (concerning), thought, + thus, tidings, what [-soever], + wherewith, which, word, work.


דּבר, DÂBAR; daw-bar‘; Definis : A primitive root; perhaps properly to arrange; but used figuratively (of words) to speak; rarely (in a destructive sense) to subdue: - answer, appoint, bid, command, commune, declare, destroy, give, name, promise, pronounce, rehearse, say, speak, be spokesman, subdue, talk, teach, tell, think, use [entreaties], utter, X well, X work.

(Yohanes 1:1)  Ἐν En - In [the] ἀρχῇ archē-beginning ἦν ēn-was ὁ ho-the Λόγος, Logos-Word, καὶ kai-and ὁ ho-the Λόγος Logos-Word ἦν ēn-was πρὸς pros-with τὸν ton-- Θεόν, Theon-God, καὶ kai-and Θεὸς Theos-God ἦν ēn-was ὁ ho-the Λόγος. Logos-Word.

Khususnya disini dari susunan bagian tulisan ibrani, tersusun dari kiri ke kanan, dan bagian-bagian kalimatnya dibaca dari kanan ke kiri : |בְּרֵאשִׁ֖ית| be·re·Shit In the beginning  |בָּרָ֣א|   ba·Ra created  |אֱלֹהִ֑ים| E·lo·Him; God  |אֵ֥ת| 'et  |הַשָּׁמַ֖יִם| hash·sha·Ma·yim the heaven  |וְאֵ֥ת| ve·'Et  |הָאָֽרֶץ׃| ha·'A·retz. the earth.

(H1254) LXX related word(s) : (G2936), (G1096 )
בּרא, bârâ‘, baw-raw‘, (H1254) Definisi : A primitive root; (absolutely) to create; (qualified) to cut down (a wood), select, feed (as formative processes): - choose, create (creator), cut down, dispatch, do, make (fat).

Κτίζω, ktizō, ktid'-zo (G2936), (through the idea of the proprietorship of the manufacturer); to fabricate, that is, found (form originally): - create, Creator, make.
Γίνομαι, ginomai, ghin'-om-ahee, (G1096 ) A prolonged and middle form of a primary verb; to cause to be (“gen” -erate), that is, (reflexively) to become (come into being), used with great latitude (literally, figuratively, intensively, etc.): - arise be assembled, be (come, -fall, -have self), be brought (to pass), (be) come (to pass), continue, be divided, be done, draw, be ended, fall, be finished, follow, be found, be fulfilled, + God forbid, grow, happen, have, be kept, be made, be married, be ordained to be, partake, pass, be performed, be published, require, seem, be showed, X soon as it was, sound, be taken, be turned, use, wax, will, would, be wrought.

(Yohanes 1:3)  πάντα panta|G3956|Adj-NNP|All things δι’ di’|G1223|Prep|through αὐτοῦ autou|G846|PPro-GM3S|Him ἐγένετο, egeneto|G1096|V-AIM-3S|came into being, καὶ kai|G2532|Conj|and χωρὶς chōris|G5565|Prep|without αὐτοῦ autou|G846|PPro-GM3S|Him ἐγένετο egeneto|G1096|V-AIM-3S|came into being οὐδὲ oude|G3761|Adv|not even ἕν hen|G1520|Adj-NNS|one [thing] ὃ ho|G3739|RelPro-NNS|that γέγονεν. gegonen|G1096|V-RIA-3S|has come into being.



Siapakah nama-Nya? PENGAJARAN I MELURUSKAN TRINITAS
PENYELIDIKAN I
Bacalah seluruh Kitab Suci, TIDAK ADA SATUPUN ayat di dalam seluruh Kitab Suci, yang menuliskan :nama-Ku Allah, atau nama-Ku Bapa atau nama-Ku Anak atau juga nama-Ku Roh. MELAINKAN seluruh isi Kitab Suci menuliskan nama-Ku TUHAN (bacalah Yeremia 16:21) ;
Berikut ayat-ayat seluruh Kitab Suci, yang tertulis nama-Ku Tuhan : Keluaran_6:3; Hos_12:5; Yesaya_42:8; Yeremia_16:21; Keluaran _15:3; Keluaran _20:7; Keluaran _34:14; Ulangan_5:11; Ulangan _6:13; Ulangan _10:8; Ulangan _10:20; Ulangan _10:20; Ulangan _12:5; Ulangan _12:11; Ulangan _12:21; Ulangan _14:23; Ulangan _14:24; Ulangan _16:2; Ulangan _16:6; Ulangan _16:11; Ulangan _18:5; Ulangan _26:2; 1Sa_12:22; 1Ki_14:21; 1Ch_16:8; 1Ch_16:10; 1Ch_16:29; 1Ch_23:13; 2Ch_12:13; Mazmur_29:2; Mazmur _30:4; Mazmur _34:3; Mazmur _68:4; Mazmur _96:2; Mazmur _96:8; Mazmur _97:12; Mazmur _99:6; Mazmur _103:1; Mazmur _105:1; Mazmur _105:3; Mazmur _135:3; Mazmur _145:21; Mazmur _148:13; Yesaya_12:4; Yesaya _47:4 ; Yesaya _48:2; Yesaya _51:15; Yesaya _54:5; Yeremia_10:16; Yeremia _31:35; Yeremia _33:2; Yeremia _46:18; Yeremia _48:15; Yeremia _50:34; Yeremia _51:19; Yeremia _51:57 ; Hos_12:5; Amo_4:13; Amo_5:8; Amo_5:27; Amo_9:6; Mic_6:9; Zakharia _14:9 ; Mal_3:16.

PENYELIDIKAN II
PERTANYAAN TERBESAR di dalam Kitab Suci ini, SIAPAKAH PRIBADI ITU YANG TELAH MENGAKUI Nama-Nya TUHAN, atau Yang Telah Mengakui Nama-Ku TUHAN)?
Ada tertulis : Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri. Keluaran 6:3
Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya engkau jangan melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN. Imamat 19:12
Apa jawabannya yang kita telah peroleh dari KEBENARAN Kitab Suci-Nya ini?
JAWABAN : Dari yang tertulis Keluaran 6:3 dan Imamat 19:12; bahwa yang mengakui nama-Ku TUHAN, adalah Allah Yang Mahakuasa, Dialah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub. Dan seluruh Kitab Suci yang mengakui nama-Nya TUHAN atau nama-Ku TUHAN adalah Allah.
Demikianlah ini pengakuan YESUS : Tetapi tentang kebangkitan orang-orang mati tidakkah kamu baca apa yang difirmankan Allah, ketika Ia bersabda: Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup." Matius 22:31-32
Sdra tahukah siapakah yang telah mengakui Dialah Kebangkitan dan hidup? Ada tertulis : Yohanes 11:25-26 : 25 Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, 26 dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"
Silahkan sdra SELIDIKILAH SELURUH KITAB SUCI-NYA.
http://alkitab.me/s/?q=TUHAN%20Allah&s=s#.W0yxYU77M4M
(1671 hasil pencarian untuk kata "TUHAN Allah").
Dan seluruh Kitab Suci yang mengakui nama-Nya TUHAN atau nama-Ku TUHAN adalah Allah. Atau dengan kata lain nama Allah itu adalah TUHAN. Hanyalah satu Allah yaitu Allah yang benar, Dialah Allah yang hidup. Ada tertulis : Tetapi TUHAN adalah Allah yang benar, Dialah Allah yang hidup dan Raja yang kekal. Yeremia 10:10b
Sdra tahukah siapakah yang telah mengakui Allah yang benar, Dialah yang hidup? Jawaban : Yohanes 14:6-9
6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan KEBENARAN dan HIDUP. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Catatan ayat 6a disini : Pengakuan YESUS : Akulah Firman, Akulah Allah yang Kebenaran dan Akulah Allah yang hidup.
Siapakah Bapa itu pada ayat 6b? Jawaban : ayat 7b : Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia." Dan ayat 9b Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
7 Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."
8 Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami."
9 Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.

Satu Allah yaitu Bapa, ini bukannya berarti nama dari satu Allah itu adalah Bapa! Selidikilah seluruh Kitab Suci-Nya ini, tidak ada satupun ayat yang akan kamu temukan, yang ada tertulis nama-Nya Allah itu Bapa, MELAINKAN SELURUH KITAB SUCI-NYA INI, TERTULIS nama-Nya satu Allah kita atau nama dari satu Bapa kita adalah TUHAN (PL) yaitu Tuhan (PB).
PENYELIDIKAN III
☆Pertanyaannya Siapakah Pribadi Bapa itu? Dan siapakah nama dari Bapa itu? Bukankah setiap anak-anak di dunia ini, mempunyai seorang bapa, dengan namanya masing-masing dengan karakter kepribadiannya?
Pertanyaannya Siapakah Pribadi-Nya Bapa itu? Pribadi ini dimasudkan sebutan dengan nama lain, dan Jawabannya : Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub, atau dengan sebutan Allah yang benar, Dialah yang hidup (Yeremia 10;10)
JAWABAN : Siapakah Pribadi-Nya Bapa itu, Bapa itu adalah Allah (satu Allah yaitu Bapa) yaitu Allah Yang Mahakuasa, Dialah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub. Dari yang tertulis Keluaran 6:3; INILAH PENEGASANNYA, bahwa yang mengakui nama-Ku TUHAN, adalah Allah Yang Mahakuasa, Dialah Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub, atau Allah yang benar, Dialah Allah yang hidup.
Ada tertulis : Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun. Keluaran 3:15 (Keluaran 6:3;Imamat 19:12).
Dan siapakah Nama-Nya dari Bapa itu? Nama ini dimaksudkan adalah Nama milik kepunyaan dari sebutan Bapa itu, dan jawabannya : Dari Penyelidikan I dan II, dengan bukti Kitab Suci-Nya, TIDAK ADA SATUPUN AYAT dari seluruhnya Kitab Suci tertulis nama-Ku Allah atau nama-Ku Bapa atau nama-Ku Anak atau nama-Ku ROH, MELAINKAN SELURUHNYA TERTULIS Nama-Ku TUHAN.
Ada tertulis : satu Allah yaitu Bapa! Dan pada PENYELIDIKAN II, SUDAH SANGATLAH JELAS, bahwa nama Allahmu adalah TUHAN. Dan karena ada tertulis satu Allah yaitu Bapa, maka demikianlah nama Bapamu adalah TUHAN!
Oleh sebab itu hanyalah Kitab Suci, yang dapat menjawabnya dari dua pertanyaan itu, ada tertulis : Tetapi sekarang, ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu. Yesaya 64:8 (baca juga Yesaya 63:16).
SUDAH SANGATLAH JELAS di Yesaya 63:16, dan Yesaya 64:8, ada tertulis kalimat "ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami"! Kalimat ini. adalah suatu pengharapan bagi umat manusia akan TUHAN, supaya umat manusia menjadi anak-anak-Nya, yang sering disebutkan dengan sebutan anak-anak TUHAN. Pengharapan inilah, bahwa manusia sudah berbalik dan bersandarkan pada TUHAN, dan bukannya menyangkal Tuhan yang adalah TUHAN, dari doktrin-doktrin pengajaran di dunia ini.
Sebutan anak-anak TUHAN atau juga disebut anak-anak Allah, sebab nama Allah kita adalah TUHAN. Penyebutan anak Allah inilah Rancangan-Nya Allah tentang Penebusan dosa bagi semua manusia. Penebusan dosa hanyalah cara Kerja-Nya, dengan memberikan Roh-Nya bagi mereka yang percaya bahwa hanyalah satu Allah yang nama-Nya TUHAN, Dialah YESUS Kristus yang telah memberikan Roh-Nya Roh-Nya (Nyawa-Nya), bagi tebusan banyak orang. Dan barangsiapa yang telah menerima Roh-Nya dosanya telah ditebus-Nya dari hukum dosa dan hukum maut (Roma 8:1-2).
Hanyalah satu TUHAN yaitu Tuhan YESUS Kristus yang telah memberikan Roh-Nya Roh-Nya (Nyawa-Nya), sebab YESUS adalah ROH, Dialah Sumber-Nya Firman, Sumber-Nya Roh, sebagai Juru Selamat, yamg menyelamat umat manusia dari hukum dosa dan hukum maut. Dan barangsiapa yang telah menerima Roh-Nya, merekalah yang disebut anak-anak Kristus atau anak-anak TUHAN atau anak-anak Allah. Ada tertulis : Roma 8: 1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. 2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

PENYELIDIKAN IV
Jadi tidak ada maksud perbedaan nama-Ku Tuhan atau nama-Ku TUHAN! Demikianlah tidak ada maksud perbedaan sebutan Bapa baik di PL maupun di PB, yaitu panggilan kepada kepada Tuhan atau TUHAN! Demikianlah juga tidak ada maksud perbedaan sebutan Allah baik di PL maupun di PB, yaitu panggilan kepada kepada Tuhan atau TUHAN!
Oleh karena itu tidak ada perbedaan sebutan kata Allah dan kata Bapa baik di PL maupun di PB, dan PENYELIDIKAN I, II dan II, membuktikan Kebenaran-Nya bahwa nama dari Allah atau nama dari Bapa adalah TUHAN. Maka sebutan kata Allah dan kata Bapa di PB yang sama juga sebutannya , juga ada nama-Nya adalah Tuhan di PB. Dan karena sebutan arti yang sama, maka tidak ada perbedaan kata TUHAN di PL dan kata Tuhan di PB.
Ada tertulis di PL: Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! Ulnagan 6 :4 (PL). Disini dituliskan kata Allah dan kata TUHAN.
Ada tertulis di PB : Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Markus 12:29. Disini dituliskan kata Allah dan kata Tuhan.
Jadi kedua ayat ini sama menerangkan hanya satu hokum yang berbunyi bahwa TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa (PL), dan Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
Dan sebab ada tertulis satu Allah yaitu Bapa, dengan berbanding pada PENYELIDIKAN I, II dan III, SUDAH SANGATLAH JELAS TERTULIS, bahwa nama Allah kita atau nama Bapa kita adalah Tuhan yaitu TUHAN!
Oleh karena itu nama dari satu Allah kita atau nama dari satu Bapa kita yaitu Tuhan atau TUHAN!
Ada tertulis di PL :Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! Ulangan 6:4. Kata Allah (satu Allah yaitu satu Bapa - 1Korintus 8:6), selalu diikuti dengan kata TUHAN, ini memberikan pengertian bagi kita semua di dalam seluruh Kitab Suci, bahwa Nama dari satu Allah kita atau satu Bapa kita adalah TUHAN!
Ada tertulis di PB : Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa. Markus 12:29
Kata Allah (satu Allah yaitu satu Bapa - 1Korintus 8:6) selalu diikuti dengan kata Tuhan, ini memberikan pengertian bagi kita semua di dalam seluruh Kitab Suci, bahwa Nama dari satu Allah kita atau satu Bapa kita adalah Tuhan!
Jadi tidak ada maksud perbedaan nama-Ku Tuhan atau nama-Ku TUHAN!
Dan Siapakah nama-Nya TUHAN itu, DIALAH YESUS Ķristus, adalah nama dari Allah (Bapa) yang benar, Dialah Allah (Bapa) yang hidup!
BUKTI-BUKTI PENGAKUAN YESUS adalah TUHAN, yang DIPANGGIL DENGAN SEBUTAN Bapa YANG KEKAL yaitu ALLAH YANG PERKASA, yang Wujud-Nya ROH, TENTU BUKANLAH Tubuh itu, yang mengakui adalah TUHAN, MELAINKAN ROH yang telah mengakui-Nya, Dialah YESUS (Hosea 11:9b).

■Arti dari kata "Anak Manusia" adalah TUHAN (Lukas 6:5 ;Matius 12:8; Markus 2:28), Dan jumlah kata "Anak Manusia", yang tertulis di dalam Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes : berjumlah 81 kata "Anak Manusia".
Jadi dari arti itu sendiri saja dari arti kata "Anak Manusia"; YESUS sendiri mengakui diri-Nya adalah TUHAN, yang berjumlah 81 kata TUHAN, yang tertulis di dalam Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.

■Belum lagi Pengakuan YESUS adalah Bapa (Yohanes 14:7-9; Yohanes 8:19-24).

■Belum lagi secara eksplisit, yang kalau diartikan ;
Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku, yang artinya Aku adalah Bapa, dan Bapa adalah Aku, dari pengakuan YESUS sendiri : AKU ADALAH AKU. (Yohanes 10:36; Yohanes 14:10; Yohanes 14:11; Yohanes 14:13; Yohanes 14:20; Yohanes 17:21).
INILAH PENGAKUAN YESUS :
Ada tertulis : Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup." Matius 22:32 (Markus 12:27; Lukas 20:38).

■Dan belum lagi juga kuasa-Nya, yang HANYA OTORITAS KEPEMILIKAN dari TUHAN (Matius 9:6; Markus 2:10; Lukas 5:24; Yohanes 11:25-26), yang YESUS sudah tunjukkan kepada kita semua. Dan terang benderang YESUS sudah menyatakan diri-Nya adalah Tuhan. Ada tertulis : Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Yohanes 13:13.

■Oleh karena itu Wujud-Nya YESUS adalah ROH, sebelum turun dari Sorga, demikian juga Wujud-Nya adalah ROH yang berdiam dan tinggal di dalam Tubuh itu, dan yang telah naik ke Sorga, Wujud-Nya YESUS Kristus tetaplah ROH sampai selama-lamanya.
Ada tertulis : Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." Yohanes 4:24





Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Yohanes 1:1

Disitu terlihat jelas ada tiga bagian kalimat di Yohanes 1:1, yang kita peroleh :
a. Pada mulanya adalah Firman : itu artinya pada mulanya Penciptaan, dimana kata Penciptaan itu kalau diuraikan yaitu Allah menciptakan segala sesuatu dengan Berfirman atau Perkataan. Dan Kejadian-Kejadian tentang Penciptaan, yg mulai di Kejadian 1:1-26. Oleh karena itu bukanlah maksudnya pada mulanya Pribadi Allah yang kedua, melainkan hanyalah satu Allah kita yang adalah PENCIPTA yaitu YESUS Kristus, yang dengan Berfirman, maka segala sesuatu yang tidak ada menjadi ada, dan yang yang sudah semuanya sudah dituliskan di Kejadian 1:1-26.

b. Firman itu bersama-sama dengan Allah : ini artinya segala sesuatu yang telah dijadikan oleh Allah dengan Firman-Nya, yang sebagai kata gantinya dan yang telah kita temukan di Kejadian 1:1-26 yaitu "Berfirmanlah Allah". Kata "Berfirmanlah Allah" inilah artinya, segala sesuatu yang telah dijadikan oleh Allah dengan Firman-Nya.

c. Firman itu adalah Allah ; הַדָּבָר׃  הָיָה וֵאלֹהִים  ;: itu artinya segala sesuatu yang telah dijadikan-Nya Allah dengan berFirman, dimana Firman itu milik kepunyaan-Nya Allah.

Firman itu milik kepunyaan-Nya Allah, inilah yang telah kita dengar, ada tertulis :  Aku dan Bapa adalah satu." Yohanes 10:30, yang juga diartikan : "Berfirmanlah Allah". Jadi kata "Aku" disinilah kiasan sebagai ganti Perkataan atau Suara yang telah kamu dengar, dan Perkataan ini bersumber dari Bapa, oleh karenanya, Bapalah sendiri yang mengatakannnya, ada tertulis : Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu. Yohanes 16:25



Jumat, 01 Februari 2019

Apa yang melatar belakangi adanya TINDAKAN JURUSELAMAT? Perhatikan dan sedikilah!

Apa yang melatar belakangi adanya TINDAKAN JURUSELAMAT? Perhatikan dan sedikilah! 

Hanyalah satu Allah yaitu YESUS KRISTUS! Pengertian dan Cara Kerja Pengampunan dosa hanyalah ada pada pengertian Allah sendiri. Mengapa Allah juga tidak mengampuni dosa, yang hanya dengan berkata saja "dosamu sudah diampuni, dan janganlah lagi berbuat dosa", ketika adam dan hawa telah melanggar ketetapan Allah, dan bahkan mereka telah mengakui perbuatan dosa, dan lagi  perbuatan dosa tidak direncanakan dan Adam tidak sadarkan diri oleh mereka. Bukankah perbuatan dosa dan perilaku yang mereka lakukan sejak saat itu, sama seperti kita dan manusia lainnya  yang sampai sekarang, juga setiap hari mengakui perbuatan dosa, bahkan dengan kesadaran berbuat dosa? 

DISINILAH CATATAN PENTING! Bahwa kematian Tubuh di kayu salib BUKANLAH UNTUK PENEBUSAN DOSA, TETAPI PENGGENAPAN NUBUAT! 
Berikut ini petanya manusia, yang adalah Rancangan YESUS Bapa kita, yang dimulai Penciptaan-Nya hingga Tindakan Pengampunan-Nya. Sehingga mengapa TUHAN YESUS KRISTUS Bapa kita tidak mengampuni mereka pada waktu itu. 
A. "ADA GAMBAR DAN RUPA-NYA (Kejadian 1:26-27) yaitu Roh-Nya di dalam diri adam dan hawa, yang menjadikan manusia itu hidupnya kekal -----(akibat dosa, bacalah Kejadian 3:11-13)----B. 

B. HILANG GAMBAR DAN RUPA-NYA atau Roh-Nya, oleh karena itu hanyalah rohnya manusia di dalam diri manusia, yang menjadikan manusia itu mati dan binasa kekal, bacalah Kejadian 3:19;22 ---------(Karena BESAR KASIH-NYA YESUS BAPA kita mencurahkan Roh-Nya kembali, bacalah Matius 20:28; Markus 10:45)---------C.

C. ADA GAMBAR DAN RUPA-NYA (2Korintus 3:17-18) yaitu Roh-Nya di dalam diri setiap orang percaya dan yang telah bertobat, yang tetap setia dan taat akan segala Firman-Nya", yang menjadikan rohnya manusia itu kembali hidup kekal, bacalah Yohanes 3:13-18.

Sdra-sdriku yang terkasih di dalam TUHAN YESUS KRISTUS BAPA kita, perhatikanlah dan selidikilah, semua tubuhnya manusia telah mati, dan akan mati. Dan semua tubuhnya manusia telah mati menjadi debu, ini merupakan bagian saksi hidup kita masing-masing manusia akibat perbuatan dosa, dan bagaimana dengan rohnya manusia? Bukankah setiap perbuatan kegiatan manusia atas kehendaknya rohnya manusia? Ya benar, memang setiap perbuatan manusia itu semua bersumber dari  kehendak rohnya manusia. Dan kemanakah rohnya manusia, setelah semua manusia menyaksikan setelah tubuh manusia itu hancur menjadi debu? 

Dan satu Allah itu yaitu YESUS KRISTUS,  apa yang melatarbelakangi hanyalah pengertian Allah sendiri (Yesaya 55:8-9) arti dari pengampunan dosa, dan bukan pengertiannya manusia? Sebab mulainya jaman jatuhnya manusia ke dalam dosa (Kej 3:16-19), Allah juga tidak mengampuni perbuatan dosanya adam dan hawa (Kejadian 3:17-19), sekalipun keduanya sudah mengakui atas perbuatan mereka (Kejadian 3:12-13), yang berawal dihasut oleh iblis (Kej 3:13), dan juga dengan tidak direncanakan oleh mereka, dan Adam  lagi juga tidak sadarkan diri (Kej 3:6;12)? Demikian sampai sekarang, hal Inilah yang Allah maksudkan bukannya rasa, pikiran, yang menjadikan iman dirimu sendiri bahwa dosamu telah diampuni oleh Allah, dengan berbagai usahamu, mengakui perbuatan dosamu, sekalipun perbuatan dosa tidak kamu rencanakan atau kamu juga tidak sadarkan diri.


Bacalah dengan TELITI!
Sdra-sdriku yang terkasih di dalam TUHAN YESUS KRISTUS BAPA kita, perhatikanlah dan selidikilah! Dan janganlan kamu semua memakai pikiran manusia, dan sekarang bacalah yang adalah pikiran Kristus!
Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Ada tertulis : Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. Yohanes 13:13

Dan kemerdekaan, itu artinya, bahwa kamu telah dinyatakan bebas dari hukum dosa dan hukum maut, jika kamu telah telah menerima Roh-Nya Kristus dan tinggal ada  di dalam kamu, ada tertulis Roma 8:1-2
1  Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

 2  Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

Dan barangsiapa yang telah menerima Roh-Nya Kristus, merekalah disebut anak-anak Kristus atau anak-anak Allah, dan merekalah sungguh-sungguh telah dinyatakan merdeka dari hukum dosa dan hukum maut. Dan karena hanya satu PENEBUSAN DOSA, dan hanyalah mereka dinyatakan merdeka dari hukum dosa dan hukum maut, dan karena itu hanyalah satu Bapanya mereka, yang mereka telah kenal yaitu YESUS KRISTUS, karena Roh Kristus yang ada di dalam mereka! Ada tertulis : Roma 8:14-16
 14  Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.

 15  Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

 16  Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.

●Dan apa yang melatarbelakangi hanyalah pengertian Allah sendiri? 
Ada persamaan kata "gambar dan rupa Kita" (Kejadiann1:26) dengan kata "serupa dengan gambar-Nya"  (2Korintus 3:17-18). Oleh karena itu yang dimaksudkan "gambar dan rupa Kita" atau "serupa dengan gambar-Nya" yaitu Roh-Nya Tuhan atau Roh-Nya Kristus. 
Ada tertulis (PL) : Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Kejadian 1:26

Ada tertulis (PB) : Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. 2Korintus 3:17-18

●Berikut ini petanya manusia, yang adalah Rancangan YESUS Bapa kita, yang dimulai Penciptaan-Nya hingga Tindakan Pengampunan-Nya. Sehingga mengapa TUHAN YESUS KRISTUS Bapa kita tidak mengampuni mereka pada waktu itu. 
A. "ADA GAMBAR DAN RUPA-NYA (Kejadian 1:26-27) yaitu Roh-Nya di dalam diri adam dan hawa, yang menjadikan manusia itu hidupnya kekal -----(akibat dosa, bacalah Kejadian 3:11-13)----B. 

B. HILANG GAMBAR DAN RUPA-NYA atau Roh-Nya, oleh karena itu hanyalah rohnya manusia di dalam diri manusia, yang menjadikan manusia itu mati dan binasa kekal, bacalah Kejadian 3:19;22 ---------(Karena BESAR KASIH-NYA YESUS BAPA kita mencurahkan Roh-Nya kembali, bacalah Matius 20:28; Markus 10:45)---------C.

C. ADA GAMBAR DAN RUPA-NYA (2Korintus 3:17-18) yaitu Roh-Nya di dalam diri setiap orang percaya dan yang telah bertobat, yang tetap setia dan taat akan segala Firman-Nya", yang menjadikan rohnya manusia itu kembali hidup kekal, bacalah Yohanes 3:13-18.

Dan rancangan-Nya akan besar kasih-Nya Allah inilah kepada manusia, sebelum langit dan bumi dijadikan oleh Allah, bahwa Allah akan menjadikan manusia adalah kepunyaan-Nya Allah dan milik-Nya Allah sendiri. Kepunyaan-Nya dan milik-Nya sendiri dari Allah (ROH)  adalah Roh. Dan Roh itu sumber-Nya dari ROH (Allah), yang akan dihembuskan kepada manusia ciptaan-Nya, untuk menjadi segambar dan serupa dengan Allah.
https://www.facebook.com/yohanis.dojasay/posts/698354200324826

Gambar dan rupa-Nya Allah, yaitu Roh Allah atau Napas-Nya Allah, yang adalah panggilan Allah, hanyalah satu Allah. Dan Napas-Nya Allah adalah ciptaan manusia baru bagi kita semua, seperti dahulu kala pada zaman ciptaan-Nya. Dan segala iman dan pengharapan di dunia ini, akan lenyap. Sebab beragamnya iman dan harapan di dunia ini, telah mengimani manusia yang hidup pada zaman ciptaan-Nya, namun telah hilang Roh-Nya di dalam diri manusia. Dan tidak ada satupun menyangkal akan iman ini, sebab semua pribadi manusia adalah dosa, yang mereka telah mengimani pula.
https://www.facebook.com/yohanis.dojasay/posts/698354200324826

Sandaran Allah yang menjadikan manusia itu hidup baru, yang disebut anak Allah (Yohanes 16:16-22). Dan setiap anak Allah tentu mengenal Allah yang adalah Bapa-Nya (Yohanes 16:23), dan tidak akan menanyakan sesuatu kepada Bapa, sebab apa yang Bapa mau, anak-anak-Nya pun mengetahuinya, dan apa yang Bapa katakan, anak-anak-Nya pun mendengar dan mengerti ( 1Korintus 2:16 ). Demikian juga segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepada anak-anak-Nya ( Rom 8:17; Gal 4:7).

Demikianlah sandaran antara Allah yang adalah Bapa dengan anak-anak-Nya (Yohanes 16:16-23), yang adalah  tujuan-Nya Allah sendiri di seluruh Kitab Suci : supaya semua manusia menjadi satu yaitu menjadi segambar dan serupa dengan Allah sendiri (Yohanes 14:20; Yohanes 17:11; Yohanes 17:21; Yohanes 17:22; Yohanes 17:23).

"Aku telah mengasihi kamu" (Yohanes 16:16-22) bahwa kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu (Yohanes 16:16-23).  Makna dari kalimat-Nya "kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu", sama halnya adalah "kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu". Bahwa firman-Ku tinggal di dalam kamu, bukanlah lagi kamu yang menghendaki melakukan Firman-Ku, melainkan kamu adalah pelaku Firman-Ku, artinya kamu adalah Penurut yang menuruti Firman-Ku. Sebab bukanlah lagi kamu yang hidup, melainkan Firman-Ku yang hidup. Dan Firman-Ku yang hidup adalah Roh-Ku yang diam dan tinggal di dalam kamu (rohmu).
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dari kiasan yang tertulis di Yohanes 16:21, bahwa kamu akan dinyatakan sebagai anak Allah yang lahir baru, dimana Roh-Nya Allah akan diam dan tinggal di dalam dirimu (Roma 8:14). Dan setiap anak Allah tentu mengenal Bapanya yaitu YESUS Kristus, Dialah ROH sumber-Nya Roh, yang akan memberikan Roh-Nya kepada semua orang yang mau percaya dan mau menerima-Nya (Yohanes 16:23-26).
Berikut ini beberapa makna kiasan yang menyatakan bahwa hanyalah YESUS Kristus Bapa Sumber-Nya Roh, bagi anak-anak-Nya yang telah menerima Roh-Nya, yang serupa dan segambar dengan BAPA kita YESUS Kristus.
https://m.facebook.com/yohanis.dojasay/posts/836364106523834

a. Dialah pokok daging dan darah yang hidup, yang juga diwakili dengan sebutan Roti (ROH), dan kamu menjadi hidup makan dari daging-Nya dan minum dari darah-Nya (Roh) (Yohanes 6:53-63).

b. Dialah sumber-Nya mata air (ROH), dan kamu menjadi hidup  minum air  (Roh) dari pada-Nya (Yohanes 4:13-14).

c. Dialah pokok anggur (ROH) dan kamulah ranting-rantingnya (Roh), sebab diluar darpada-Nya kamu tidak dapat berbuat apa-apa (kamu tidak dapat menjadikan diri kamu bangkit dan hidup dari kematian rohmu yang kekal) (Yohanes 15:4-6).
https://m.facebook.com/yohanis.dojasay/posts/749052728588306
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ketika kami mengumandankan kepada manusia di taman itu : "Alangkah sukarnya bagi mereka yang tidak memiliki nafas kehidupan dari dalam rohnya manusia, baik di dunia ini maupun di dunia yang akan datang".

Ketika kami mengumandankan kepada manusia di taman itu : "Alangkah sukarnya bagi mereka yang tidak memiliki nafas kehidupan dari dalam rohnya manusia, baik di dunia ini maupun di dunia yang akan datang".

Mendengar itu manusia itu sangatlah marah, merasa direndahkan, karena bangga berakal budi,  akhirnya manusia itu menjawab : 'bukannya sekarang kami hidup dan sedang bernafas, yang juga dinamakan nafas itu hidup', sembari mengatakan demikian, manusia itu melihat ada beberapa binatang di sekitarnya,  dengan tatapanya penuh arti, bahwa mereka tidak berakal budi. Si singa yang sedang dilototinya, dan tertunduk malu, dengan suara mengaumnya berkata  'kami juga bernafas', dan diikuti oleh semua binatang dengan masing-masing khas suaranya. Dan seekor kelinci dengan kegirangan berkata : 'untunglah kami yang tidak memakan buahnya dari pohon pengetahuan itu. Dan jika kami memakannya, maka kami yang akan menyematkan dedaunan untuk pakaian kami. Dan ketahuilah juga hai manusia, karena kami yang tidak berakal budi, sesungguhnya kami-kamilah yang menuruti kehendak TUHAN untuk tidak makan buah akal budi itu. Dan kamu yang telah memakannya, sehingga kamu yang berakal budi'. Dan ada lagi seekor unta dari kejauhan, sedang menerobos dari akar  hutan belukar, dan sempat hendak mau berkata, akhirnya manusia itu berkata 'ok sudah sudalah,  kami yang salah'.

Singkatnya renungan ini untuk para pengajar, didiklah anak-anak karena mereka semua berakal budi, apalagi kita-kitalah yang memberikan akal budi dari kesalahan trinitas itu. "Takutlah akan TUHAN!" Kesalahan dari trinitas, telah membelok dan merusaki hak dan kewajiban anak-anak dunia untuk menjadi anak-anak Allah, dari kepunyaan Allah yang semulanya. Supaya manusia memperoleh kasih-Nya Allah mula-mula yaitu hak dan kewajiban manusia untuk memperoleh Roh-Nya Kristus dari YESUS satu-satu Bapa kita di Sorga. Dan tidak semestinya lagi dihalangi oleh retorika ajaran trinitas. Dan tentang  berakal budi, ada yang memang bersumber dari buah 
pengetahuan, yang oleh karena pelanggaran  hukum-Nya TUHAN, dan ada juga yang berasal dari TUHAN, dan juga bukan pelanggaran dari hukum-Nya TUHAN, yaitu Karunia yang langsung diberikan YESUS TUHAN Bapa kita di Sorga.

Ada tertulis : Pengkhotbah 3:19-22.
 19  Karena nasib manusia adalah sama dengan nasib binatang, nasib yang sama menimpa mereka; sebagaimana yang satu mati, demikian juga yang lain. Kedua-duanya mempunyai nafas yang sama, dan manusia tak mempunyai kelebihan atas binatang, karena segala sesuatu adalah sia-sia.

 20  Kedua-duanya menuju satu tempat; kedua-duanya terjadi dari debu dan kedua-duanya kembali kepada debu.

 21  Siapakah yang mengetahui, apakah nafas manusia naik ke atas dan nafas binatang turun ke bawah bumi.

 22  Aku melihat bahwa tidak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada bergembira dalam pekerjaannya, sebab itu adalah bahagiannya. Karena siapa akan memperlihatkan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia?

Ada tertulis : Sesungguh roh ada padamu telah mati di hadapan TUHAN (Yohanes 8:24; Roma 8:5-10)! Dan apa maksud roh ada padamu telah mati di hadapan TUHAN? Dan apa solusi TUHAN? Demikian maksud semua dari yang kami tuliskan ini : sesungguhnya rohnya manusia tidaklah membutuhkan nafas (oksigen) untuk hidup, melainkan organ-organ khususnya darah dalam hal ini di dalam tubuh. Dan apakah nafas (dalam hal ini bukanlah oksigen) yang sangatlah dibutuhkan oleh rohnya manusia untuk hidup, baik sebelum kematian tubuhnya maupun sesudahnya?

Original: Ζεύς, Transliteration: Zeus, Phonetic: dzyooce, ada tertulis : Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang berbicara. Kisah Para Rasul 14:12

Original: Ζεύς, Transliteration: Zeus, Phonetic: dzyooce, ada tertulis : Barnabas mereka sebut Zeus dan Paulus mereka sebut Hermes, karena ia yang berbicara. Kisah Para Rasul 14:12

●Tulisan kata Zeus diawali dengan huruf Z yang artinya hidup, dan sudah sangat berbeda makna artinya dengan tulisan IÊSOUA, yang bersumber dari bentuk Aramaic: יֵשׁוּעַ- YESYUA', yang artinya TUHAN yang Menyelamatkan atau TUHAN yang Menghidupkan (Yohanes 11:25-26).  Nama Yesus dalam bahasa Ibrani adalah יְהוֹשׁוּעַ   YEHOSHUA' atauYEHÕSHÛA', Yõd - Hê' - Vâv - Shïn - Vâv - 'Ayin, atau יֵשׁוּעַ - YESYUA'atau YESHUA', Yõd - Shïn - Vâv - 'Ayin.

●Jadi disini Paulus sudah menyeruhkan untuk meninggalkan ajaran sesat menyembah kepada zeus. Disini artinya Paulus BENAR-BENAR MENGETAHUI SEBUTAN dari nama Zeus. Tentunnya disini juga Paulus bisa membedakan perbedaan penyebutan antara Zeus dengan YESUS Kristus. 

Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Matius 1:21.
ιησους - IÊSOUS adalah "helenisasi" dari nama: bentuk Aramaic: יֵשׁוּעַ- YESHUA', ketika nama ini di-Yunani-kan, Nama itu ditulis dengan suffix "S" yang menandakan pengenapan kepada seorang laki-laki (masculine), dari Yesaya 9:5,  yang artinya IÊSOUA menyertai anak laki-laki itu,  yang disebut Imanuel. Maka penulisan IÊSOUA menjadi IÊSOUS. 
Note:  Bentuk Aramaic יֵשׁוּעַ - YESHUA' tidak dihelenisasikan dengan:ιησουᾶ - IÊSOUA, tetapi ditulis sesuai kaidah bahasa Yunani, yaitu menjadi: ιησους - IÊSOUS, perhatikan suffix "S" dibelakangnya.


Kisah Para Rasul 14:13-15
 13  Maka datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan korban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu.

 14  Mendengar itu Barnabas dan Paulus mengoyakkan pakaian mereka, lalu terjun ke tengah-tengah orang banyak itu sambil berseru:

 15  "Hai kamu sekalian, mengapa kamu berbuat demikian? Kami ini adalah manusia biasa sama seperti kamu. Kami ada di sini untuk memberitakan Injil kepada kamu, supaya kamu meninggalkan perbuatan sia-sia ini dan berbalik kepada Allah yang hidup, yang telah menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya.

Arti kata YESUS sudah dijelaskan, sekarang gilirannya ARTI "MENYELAMATKAN". Penjelasan Matius 1:21 : Jadi arti kata YESUS itu sudah dijelaskan di Matius 1:21 yang artinya, yang "MENYELAMATKAN", disini artinya yang bertindak adalah TUHAN adalah Sumber-Nya Keselamatan itu.

Arti kata YESUS sudah dijelaskan, sekarang gilirannya ARTI "MENYELAMATKAN". 
Penjelasan Matius 1:21 : Jadi arti kata YESUS itu sudah dijelaskan di Matius 1:21 yang artinya, yang "MENYELAMATKAN", disini artinya yang bertindak adalah TUHAN adalah Sumber-Nya Keselamatan itu. 

Nama YESUS  di PL
Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan. Yesaya 56:1

Yesaya 56:1 dalam bahasa Hebrew :  כֹּה אָמַר יְהוָה שִׁמְרוּ מִשְׁפָּט וַעֲשׂוּ צְדָקָה כִּי־קְרֹובָה יְשׁוּעָתִי לָבֹוא וְצִדְקָתִי לְהִגָּלֹות׃
Translit interlinear, KOH {beginilah} 'AMAR {Firman} YEHOVAH (dibaca: 'Adonay, TUHAN) SHIM'RU {kalian taatilah} MISH'PAT {hukum} VA'ASHOU {dan kalian tegakganlah} TSEDAQAH {kebenaran} KI {sebab} -QEROVAH {akan segera datang} YESHUATI {keselamatan-Ku/ keselamatan yang dari pada-Ku}LAVO {untuk datang} VETSID'QATI {dan keadilan-Ku} LEHIGALOT {akan dinyatakan}


Nama YESUS bukan sekedar gelar bagi penyandang nama itu. Nama YESUS dalam bahasa Ibrani adalah יְהוֹשׁוּעַ   YEHOSHUA' atauYEHÕSHÛA', Yõd - Hê' - Vâv - Shïn - Vâv - 'Ayin, atau יֵשׁוּעַ - YESYUA'atau YESHUA', Yõd - Shïn - Vâv - 'Ayin.


Arti kata YESUS sudah dijelaskan, sekarang gilirannya ARTI "MENYELAMATKAN". 
Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Matius 1:21.

Kata Menyelamatkan adalah kata Kerja, yang menujukan Sumber-Nya Keselamatan yang bertindak untuk Keselamatan bagi manusia di dunia ini. Oleh karena itum kata Menyelamatkan adalah Sumber-Nya yang menyelamatkan, yang memberikan keselamatan. 

Wujud Pemberian Keselamatan itu adalah Pemberian Roh, dan Roh inilah yang membuat kita jadi Selamat. Ini artinya sdra dapat dikatakan sudah selamat, jika sdra telah menerima Roh-Nya Kristus, dari Sumber-Nya Roh. Ada tertulis : Roma 8:1-2
 1  Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

 2  Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.

Jadi kata MENYELAMATKAN disini, bukan artinya mengangkat anda, ketika sdra jatuh dari kendaraan roda dua, atau mengobati atau menyembuhkan dari sakit penyakit sdra. Sebab kata MENYELAMATKAN disini, berhubungan dengan tindakan penyelamatan dosa, maka tidak ada satupun cara yang lain dari dunia ini, yang dapat menyelamatkan dosa manusia, selain HANYALAH kamu semua menerima Roh-Nya dari Sumber-Nya Roh. Dan Sumber-Nya Roh ini itu Wujud-Nya ROH. Dan Wujud-Nya ROH ini adalah Wunud-Nya dari TUHAN. Ada tertulis : Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran." Yohanes 4:24 (2Korintus 3:17-18). Jadi Wujud-Nya TUHAN itu bukan Wujud-Nya manusia, ada tertulis : Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan. Hosea 11:9b

Jadi Perwujudtan tindakan Keselamatan itu dimana TUHAN bekerja dengan cara memberikan Roh-Nya kepada masing-masing setiap manusia. Ada tertulis :  sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." Matius 20:28 (Markus 10:45).

Dan masing-masing manusia menerima satu Roh-Nya, untuk diam dan tinggal di dalam rohnya masing-masing. Ada tertulis : Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Yohanes 14:20. 


bukannya berarti sdra diselamatkan tanpa menerima Roh-Nya Krstus. 

Jadi Perwujudtan tindakan Keselamatan itu bukannya juga berarti sdra diselamatkan, karena pengorbanan kematian di kayu salib. Inilah bukti Keselamatan bahwa manusia itu benar-benar bebas dari hukum dosa, hanyalah tandanya bahwa mereka telah menerima Roh yaitu yang disebut  Roh Kristus atau Roh Allah yang telah diam dan tinggal di dalam dirinya manusia itu. Ada tertulis : Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Roma 8:1-2. Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. Roma 8:9-10.  Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Roma 8:13-16. 

Jadi arti kata YESUS itu sudah dijelaskan di Matius 1:21 yang artinya, yang "MENYELAMATKAN". Kata Menyelamatkan adalah kata Kerja, yang menujukan bahwa YESUS adalah Sumber-Nya Roh yang bertindak untuk memberikan Roh-Nya bagi bagi tebusan dosanya manusia di dunia ini. Dan Sumber-Nya Roh ini Wujud-Nya ROH yang nama-Nya  TUHAN. Jadi nama Yesus berarti : "TUHAN adalah keselamatan", "TUHAN menyelamatkan", "TUHAN Juruselamat". 

Dan Fokus tindakan Keselamatan hanyalah bagi dosa, tentu disini yang berhubungan dengan manusia. Ada tertulis : Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa! Pengkhotbah 7:20. Karena tidak semua manusia di dunia ini yang luput dari dosa, dan upah dosa adalah maut. Ada tertulis : Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Roma 6:23

Original: Ἰησοῦς, Transliteration: Iēsous, Phonetic: ee-ay-sooce', Thayer Definition: Jesus = "Jehovah is salvation". Origin: of Hebrew origin : יהושׁע יהושׁוּע, Transliteration: yehôshûa‛ yehôshûa‛

Phonetic: yeh-ho-shoo'-ah, BDB Definition: Joshua or Jehoshua = " Jehovah is Salvation" :  
a. Jehovah : Original: יהוה, Transliteration: yehôvâh, Phonetic: yeh-ho-vaw', BDB Definition: Jehovah = " the existing One". 

b. Salvation : Original: ישׁע, Transliteration: yâsha‛, Phonetic: yaw-shah', BDB Definition: to save, be saved, be delivered(Niphal)to be liberated, be saved, be deliveredto be saved (in battle), be victorious(Hiphil)to save, deliverto save from moral troublesto give victory to

YESUS atau "Yehoshua" (Ibrani)  terdiri dari dua kata.
(1) Awalan "Yeho–" adalah singkatan dari Tetragrammaton, Nama Empat Huruf Tuhan: Yod-He-Vav-He: YHVH atau TUHAN. Disini artinya Sumber-Nya Keselamatan, yang Wujud-Nya ROH, Dialah Sumber-Nya Roh. 
(2) Elemen kedua dari nama Yeho-shua adalah bentuk dari kata kerja Ibrani yasha yang berarti menyelamatkan, atau menyelamatkan. Disini artinya yang menyelamatkan dari Kehendak-Nya TUHAN, yang artinya Roh yang dicurahkan dari ROH yang adalah Sumber-Nya Roh. Dan barangsiapa yang telah menerima Roh yang telah dicurahkan dari ROH, maka ia telah memperoleh Keselamatan, sebab ia telah diselamatkan dari hukum dosa dan hukum maut. 

Dengan demikian, secara linguistik, nama "Yehoshua — Yeshua — YESUS" menyampaikan gagasan bahwa Tuhan (YHVH) memberikan, menyelamatkan, menyelamatkan - dan Perwujudtan-Nya yaitu ROH yang mencurahkan Roh-Nya, ada tertulis : sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang." Matius 20:28 (Markus 10:45).  

Catatan arti Nyawa-Nya disini, Roh-Nya yang diberikan kepada kita sebagai tebusan dosa kita. Dan Roh itu bersumber dari ROH. Jadi sudah sangatlah jelas bahwa Wujud-Nya Anak Manusia itu ROH, sebab berasal dari arti Anak Manusia itu adalah Tuhan (Matius 12:8; Markus 2:28; Lukas 6:5).  Ada tertulis : Kata Yesus lagi kepada mereka: "Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat." Lukas 6:5

Dan Wujud-Nya Tuhan itu ROH, ada tertulis : Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. 2Korintus 3:17

Dan ROH inilah Sumber-Nya Roh. Ada tertulis : Roma 8:1-2
 1  Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

 2  Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.